ketek 90 - here with me

August 10, 2005

Indonesia - masa purba

Filed under: Dunia Lain

Hoi..menjelang 17an, ketek mau ngajak kalian lebih mengenal Indonesia, sekarang kita liat dari mulai jaman masa purba.

historyIndonesia yg skarang ini belum wujud selama periode Paleosene (70 juta tahun SM.), periode Eosene (30 juta tahun SM.), periode Oligasene (25 juta tahun SM.) dan periode Miosene (12 juta tahun SM.). Diperkirakan bahwa Indonesia tu harusnya ada pada tarikh Pleistosene (4 juta tahun SM.) sewaktu tersambung pada benua Asia. Hominid awalnya jadi pada masa ini dan manusia Jawa (baca Java Man) menghuni bagian dunia yang sekarang disebut Indonesia. Manusia Jawa, dinamakan Pitekantropus Erektus oleh Eugence Dubois yang menemukan batus itu di pulau Jawa, dianggap sebagai penduduk Indonesia pertama.

Waktu terjadi kenaikan pasang surut air laut karena pencairan es di arah utara benua Eropa dan Amerika, muncul sejumlah besar pulau, termasuk gugusan pulau Indonesia. Sewaktu tahap waktu ini juga (3000-500 BC.) Indonesia mulai didiami imigran Mongol dari benua Asia yang lantas melangsungkan pembauran dengan masyarakat asli setempat – Vedik? Setelah itu (dari 1000 SM.).

Peleburan sedemikian terjadi dengan pendatang Indo-Aria/Dravidia dan Cina/Mongol lainnya, yang pertama berasal dari benua bawah Asia Selatan India dan yang kedua dari Cina dan jazirah Indo Cina. Rumpun etnis beraneka ragam ini saling membaur bentukkan firasat aspek berbeda-beda Indonesia, coraknya menyelang-nyelingkan dari satu daerah ke yang lain.

Zaman Saka di Indonesia menyaksikan pengenalan pada bahasa Sanskerta dan aksara Palawa oleh Pangeran India Aji Saka (78 M.). Sistem tulis Dewanagari bahasa Sanskerta juga dipergunakan, sebagaimana tertunjuk pada ukiran huruf kuno batu dan perunggu (paracasthies) yang telah digali. Bahasa dan aksara tersebut diadopsi dan disebutkan bahasa Kawi yang mencakupi kosakata dan peribahasa diasalkan pada bahasa Jawa.

Perhubungan awal dibina dengan negeri seperti India, Cina, baik sejauh Roma dan Yunani pulau Andalas (Sumatra) dinamakan Svarna Dwipa atau “pulau emas”, Jawa disebutkan Java Dwipa atau “pulau beras”, dan sebuah kerajaan Hindu-Budha Sriwijaya di Sumatra arah selatan sebelah timur, hubungan multilateral ini tidak terbatas pada pertukaran religius dan kultural. Mereka memeprkembangkan relasi diplomatis, dan juga menjangkaukan ruang lingkup luas perniagaan.

Aliran besar pendatang baru dari negeri lain terus-menerus seperti lazimnya, perkayakan pula perkembangan tamaddun di arsipelase geragau itu. Agama Hindu dan Budha perlahan-lahan membentang dengan damai seluas gugusan pulau ini. Itu diambilkan segala lapisan masyarakat Jawa, tetapi konon terbatas pada kawula elit di pulau lainnya.

ketek90
sumber: berbagai media di Internet

1 Comment »

RSS feed for comments on this post.
  1. Gravatar Image

    Comment by vivi — September 25, 2007 @ 8:08 am

    g ga tau tuh.
    :eek:
    :?:
    :mrgreen:

Leave a comment


:smile: :grin: :lol: :wink: :cool: :oops: :mrgreen: :???: :sad: :cry: :roll: :shock: :eek: :neutral: :razz: :mad: :evil: :twisted: :!: :?: :arrow: :idea: